Klasifikasi Kelas, Jenis, & Tipe Api

JENIS KEBAKARAN

Kebakaran ternyata dapat di kelompokkan berdasarkan penyebab benda atau zat yang menjadi munculnya api. Dengan berbagai penyebab munculnya api yang berbeda, tentu saja cara penanganan untuk meredamkan api ini tidak sama. Hal yang perlu Anda ketahui adalah dibutuhkan penanganan khusus supaya api ini bisa segera dipadamkan.

Kegunaan pengelompokan kelas kebakaran

Pengelompokan kebakaran menjadi pedoman yang penting sebagai langkah antisipasi dan proteksi diri dari resiko kebakaran. Dengan mengetahui Berapa besar potensi kebakaran yang mungkin terjadi pada lingkungan tempat tinggal Anda, tentu saja Anda bisa menyiapkan berbagai peralatan pemadam kebakaran sesuai dengan klasifikasinya sehingga bisa ditangani dengan cepat. Kemungkinan terjadinya kebakaran kembali pada lokasi atau penyebab yang sama dapat dihindari.

Jenis Kebakaran Menurut Kelasnya

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi telah mengeluarkan peraturan nomor 04/MEN/1980, di mana ia telah menjelaskan mengenai kelas kebakaran yang ada di Indonesia. Berikut adalah jenis kebakaran:

  1. Kebakaran api tipe kelas A disebabkan oleh benda padat, yaitu: kertas, kain, kayu
  2. Kebakaran api tipe kelas B disebabkan oleh benda cair, yaitu: bensin, minyak, solar
  3. Kebakaran api tipe kelas C disebabkan oleh benda gas, yaitu: tinner, elpigi
  4. Kebakaran api tipe kelas D disebabkan oleh benda logam, yaitu: magnesium, misiu
  5. Kebakaran api tipe kelas E disebabkan oleh benda elektrikal, yaitu: motor listrik, dinamo.

Pengelompokan kebakaran adalah salah satu upaya untuk dapat mengidentifikasi potensi kebakaran yang mungkin terjadi. Dengan mengetahui beberapa tipe dan kelas kebakaran yang mungkin terjadi pada bangunan anda, kini Anda bisa melakukan proteksi secara dini untuk mencegah terjadinya kebakaran. Anda juga bisa lebih tenang karena asap bisa terlindungi dengan baik. Kami menyediakan aneka macam produk pemadam kebakaran dengan kelas tertentu yang memiliki keunggulannya masing-masing.

Klasifikasi Kebakaran & Cara Menanganinya

Pengelompokan kebakaran adalah salah satu upaya untuk dapat mengidentifikasi potensi kebakaran yang mungkin terjadi. Berikut Jelaskan mengenai apa saja yang perlu Anda lakukan ketika terjadi kebakaran berdasarkan kelas tertentu.

Kebakaran kelas A adalah jenis kebakaran yang disebabkan oleh material padat dan mudah terbakar, di mana ketika benda ini terbakar dapat meninggalkan abu. Contoh material tersebut yaitu kertas, rain, kayu, sampah kering, dan lain sebagainya.

Potensi kebakaran yang mungkin terjadi yaitu pada area gudang penyimpanan furniture, showroom kerajinan kayu, gudang penyimpanan kertas, pabrik kain, dan sektor lainnya.

Tabung pemadam kebakaran yang cocok digunakan untuk kebutuhan ini adalah media dry chemical powder, tabung pemadam foam, dan tabung pemadam api yang menggunakan gas.

Kebakaran pada kelas B itu disebabkan oleh zat cair yang mudah terbakar. Zat cair yang dapat menyebabkan kebakaran ini terdiri dari dua jenis, yaitu:

  1. Zat cair non polar: Zat cair yang tidak dapat larut ataupun bercampur dengan air, misalnya saja: bensin, minyak, dan oli.
  2. Zat cair polar: Zat cair yang memiliki sifat dapat larut dan bercampur dengan air, misalnya: alkohol, acetone, dan methanol.

Potensi kebakaran yang bisa terjadi pada kelas B ini biasanya pada perusahaan minyak dan gas, pabrik cat ataupun pabrik kimia.

Tabung pemadam api yang cocok digunakan untuk menangani kelas kebakaran tipe B yaitu media dry chemical powder, bisa juga menggunakan tabung pemadam kebakaran media foam, pemadam api CO2, maupun tabung pemadam api gas.

Untuk kelas kebakaran tipe C, ia disebabkan karena kebakaran elektrikal atau listrik. Sumber kebakaran elektrikal ini berasal dari berbagai macam peralatan yang menggunakan daya listrik. Contohnya saja yaitu terjadi konsleting pada peralatan elektronik, arus pendek aliran listrik, dan gangguan pada kabel instalasi listrik.

Potensi kebakaran yang mungkin terjadi pada perusahaan ruang server, kantor, dan lain sebagainya.

Untuk menangani tipe kelas kebakaran C Anda bisa menggunakan tabung pemadam api dry chemical powder, tabung pemadam api gas, maupun tabung pemadam api dari CO2.

Kelas kebakaran D adalah tipe kebakaran yang disebabkan oleh material logam mudah terbakar. Beberapa material logam yang mudah terbakar yaitu magnesium, titanium, sodium, masih banyak lagi.

Potensi kebakaran yang mungkin terjadi untuk kelas D ini terjadi pada sektor pertambangan, pabrik baterai, dan lain sebagainya.

Untuk menangani kebakaran pada kelas Anda bisa memanfaatkan tabung pemadam api dengan tipe dry chemical powder khusus.

SPESIALIS PEMADAM KEBAKARAN

Ahlinya dalam mengatasi kebakaran

Hubungi Kami

Anda tidak perlu lagi bingung dalam mencari segala kebutuhan alat pemadam kebakaran dan pengamannya, karena perusahaan kami hadir