hydrant-pillar

Jual Alat Pemadam Kebakaran Gedung

Hydrant Pillar

Jual Hydrant Pillar Standar SNI

Hydrant pillar adalah suatu komponen pada sistem pemadaman fire hydrant yang berfungsi sebagai penerima air setelah dipompa dari tandon. Dengan adanya hydrant pillar, akses terhadap air yang akan disalurkan menggunakan nozzle, valve atau selang menjadi lebih mudah untuk mencapai pada lokasi titik kebakaran. Tidak hanya memiliki fungsi sebagai salah satu jaringan hydrant, komponen pilar ini juga mampu menjadi penghubung mobil pemadam kebakaran dalam menghasilkan suplai terhadap air. Peletakan dari hydrant pillar secara umum berada di luar gedung. Sebelum menentukan posisi hydrant pillar, pastikan beberapa benda yang ada di sekelilingnya tidak menghambat proses pemadaman kebakaran. Tertarik untuk memesan produk hydrant pillar dari FireSafety.co.id? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan info lebih lengkap. 

Cara Kerja Hydrant Pillar pada Sistem Fire Hydrant 

Sebagaimana kita ketahui bahwa fire hydrant merupakan sebuah sistem pemadaman yang menggunakan air untuk menjinakkan api. Oleh sebab itu, masing-masing sistem dari fire hydrant tersebut harus dilengkapi dengan sebuah tempat yang mampu menampung air dalam jumlah besar apabila dengan reservoir. 

Air yang berasal dari reservoir selanjutnya akan dipompa dan dialirkan pada jaringan pemadaman, yakni hydrant pillar. Sehingga dapat disimpulkan jika hydrant pillar merupakan salah satu komponen yang cukup krusial dalam proses pemadaman, karena berfungsi sebagai tempat keluarnya air (output) yang akan digunakan sebagai pemadaman kebakaran. Hydrant pillar ini tersedia dalam berbagai jenis jalur distribusi, mulai dari hydrant pillar One Way, hydrant pillar Two Way dan hydrant pillar three way. 

Apabila jalur distribusi pada hydrant pillar semakin banyak, maka semakin cepat pula proses pemadaman kebakaran berlangsung. Meski demikian, jenis pilar yang akan digunakan tersebut harus sesuai pada tekanan air dan ukuran luas gedung. Untuk sampai pada pusat atau titik kebakaran, terdapat beberapa aksesoris yang akan disambungkan pada hydrant pillar. Aksesoris-aksesoris tersebut terjadinya tersimpan pada hydrant box. Sejumlah aksesoris tersebut diantaranya adalah: 

  • Firehouse – merupakan sebuah selang fungsi untuk mengalirkan air dari pilar menuju pada area kebakaran. 
  • Valve – merupakan katup atau keran yang berfungsi untuk mengendalikan debit air yang keluar pada proses pemadaman.
  • Nozzle – merupakan aksesoris yang berfungsi untuk mengatur arah pancaran air agar tepat sasaran. 

Apabila ketiga aksesoris tersebut telah difungsikan, maka hydrant pillar akan mudah mengalirkan air secara langsung pada pusat kebakaran. Disamping itu, hydrant pillar juga dapat menyambungkan jaringan hydrant dengan mobil pemadam kebakaran jika sewaktu-waktu pasokan air pada tandon telah habis atau tidak tercukupi.

Jenis-jenis Hydrant Pillar 

Sistem dari hydrant pillar telah terbagi ke dalam tiga jenis, diantaranya one way, two way, dan three way. Ketiganya memang memiliki fungsi yang serupa, yaitu menghubungkan air pada aksesoris fire hydrant yang lain untuk mempermudah jangkauan terhadap pusat api kebakaran. Namun, spesifikasinya masing-masing berbeda. Untuk mendalami lebih lanjut tentang perbedaan spesifikasi ketiga jenis hydrant pillar tersebut, berikut informasinya untuk anda. 

Hydrant Pillar One Way 

Serupa dengan penamaannya, hydrant pillar ini memiliki spesifikasi satu jalur keluar untuk mengalirkan air pada sistem fire hydrant. Umumnya, hydrant pillar One Way terjual dengan harga yang relatif lebih terjangkau, sebab spesifikasinya cenderung hanya dalam penggunaan terbatas, yakni satu jalur aliran air saja. Hydrant pillar ini mempunyai ukuran 12 x 25 inci. Beratnya sekitar 10 sampai 30 kg. Apabila anda tertarik untuk memesan produk hydrant pillar one way dari FireSafety.co.id, secara otomatis Anda juga akan memperoleh utama yang berfungsi sebagai komponen pelengkap. Hydrant pillar one way sangat cocok digunakan pada antisipasi pemadaman Kedung yang tidak begitu besar. Meski demikian, terdapat pula gedung yang menggunakan hydrant pillar ini jika volume debit airnya kecil. 

Hydrant Pillar Two Way 

Pada hydrant pillar Two Way memiliki spesifikasi yang berbeda dengan hydrant pillar sebelumnya, yakni terdapat dua jalur yang berfungsi sebagai output atau keluarnya air pada sistem fire hydrant. Ukuran yang dimiliki pada hydrant pillar ini adalah 4 x 2,5 x 2,5 inci. Hydrant pillar Two Way dilengkapi dengan bursting pressure antara 15 sampai 30 kg/cm2 dan working pressure mencapai 10 kg/cm2. Komponen ini sangat cocok untuk mengantisipasi potensi kebakaran gedung atau bangunan lainnya berskala besar. Hal tersebut dikarenakan adanya dua output valve yang tentu saja akan mempercepat proses penanganan bencana kebakaran sewaktu-waktu.

Hydrant Pillar Three Way 

Komponen yang satu ini merupakan salah satu jenis hydrant pillar yang mempunyai spesifikasi lebih tinggi jika dibandingkan dengan yang lain. Hydrant pillar Three Way mempunyai tiga jalur untuk mendistribusikan air pada sistem fire hydrant dalam menjangkau pusat lokasi kebakaran. Pilar ini mempunyai ukuran sekitar 6 x 3,5 x 2,5 x 2,5 inci. Maksimal tekanan dalam pengoperasiannya yaitu 25 bar. Perbedaan menonjol dari hydrant pillar three way dari lainnya adalah terdapat ball valve yang berfungsi sebagai valve utama. Sekadar untuk anda ketahui, hydrant pillar ini merupakan salah satu upaya pengembangan dari jenis pilar sebelumnya. Berbekal tiga output untuk menyalurkan air, tentu saja akan semakin mempersingkat waktu terhadap proses pemadaman kebakaran. Hanya saja, pilar semacam ini masih jarang dijumpai pada beberapa sistem proteksi pengamanan kebakaran gedung di Indonesia. 

Permasalahan dan Solusi Hydrant Pillar 

Sudah menjadi hal yang lumrah jika komponen yang telah digunakan selama bertahun-tahun lamanya akan mengalami penurunan fungsi berupa sedikit kerusakan dan lain sebagainya. Oleh karena itu, pastikan anda mengetahui cara memperbaikinya agar hydrant pillar tetap berfungsi sebagaimana mestinya untuk mengantisipasi dari bencana kebakaran. Berikut ini kami sediakan permasalahan pada hydrant pillar yang biasanya terjadi, lengkap dengan antisipasi dan solusi yang harus anda lakukan. 

Valve Susah Dibuka 

Anda dapat menghindari permasalahan tersebut dengan memberikan cairan pelumas secara rutin atau periodik. Hal ini bertujuan agar proses perkaratan pada katup valve tidak terjadi dan semakin melebar. 

Seal Bocor 

Permasalahan ini biasanya diakibatkan dari usia komponen hydrant valve yang sudah lapuk dan sudah mengeras (tidak lentur sebagaimana mestinya). Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, anda bisa melakukan uji coba secara berkala dengan jangka waktu 3 bulan sekali. 

Pastikan anda mengoperasikan hydrant pillar sesering mungkin agar terhindar dari resiko terjadinya pengendapan lumpur yang mengakibatkan komponen tersebut gagal untuk mendistribusikan air.

Jangkauan Pengiriman Jawa Timur

Batu, Bojonegoro, Gresik, Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pasuruan, Probolinggo, Sidoarjo, Surabaya, Tuban

Jangkauan Pengiriman Jawa Tengah

Magelang, Pekalongan, Salatiga, Semarang, Surakarta, Tegal, Brebes, Blora, Batang, Boyolali, Cilacap, Jepara, Kudus, Pati, Solo

Jangkauan Pengiriman Jawa Barat

Bandung, Banjar, Cilegon, Cimahi, Cirebon, Sukabumi, Tasikmalaya

Jangkauan Pengiriman JABODETABEK

DKI Jakarta, Bogor, Depok, Banten, Bekasi

Daftar Alat Pemadam Bangunan

JUAL PERLENGKAPAN FIRE HYDRANT SYSTEM

Hydrant valve

Komponen fire hydrant untuk mengatur jumlah debit air yang keluar dalam upaya pemadaman.

Hydrant Box

Box yang berfungsi untuk menyimpan segala perlengkapan dari fire hydrant dalam satu tempat, 

Hydrant Pillar

Komponen fire hydrant yang berfungsi sebagai output atau keluarnya air dalam upaya pemadaman.

Hubungi Kami

Anda tidak perlu lagi bingung dalam mencari segala kebutuhan alat pemadam kebakaran dan pengamannya, karena perusahaan kami hadir