Cara Menyelamatkan Diri Saat Kebakaran Hutan

Hampir setiap tahun, khususnya pada saat musim kemarau, kebakaran hutan sering kali terjadi dan membakar puluhan hektar area di sekitarnya. Suhu yang dapat melebihi ratusan derajat celcius dapat membahayakan nyawa sekitarnya apabila sedang dalam kondisi terjebak. Ketika api sudah berada di sekeliling anda, maka hirupan oksigen akan berubah menjadi hirupan udara asap yang menyebabkan pingsan atau bahkan kematian. 

Sejumlah kasus kebakaran di pegunungan Indonesia seringkali terjadi pada musim kemarau. Aktivitas pendakian di beberapa gunung bisa saja ditutup, namun ada juga sebagian lainnya yang masih dibuka. Selain berasal dari ulah manusia, kemunculan api ini biasanya diakibatkan oleh gesekan benda panas yang berada di alam. 

Jika sebelumnya kita sudah mempelajarai cara menyelamatan diri dari kebakaran gedung, dibawah ini beberapa cara yang bisa anda lakukan apabila sedang berada dalam kondisi kebakaran hutan

Persiapkan APAR Sebelum Berangkat Menuju Hutan 

Penggunaan APAR ini setidaknya dapat membantu anda untuk memadamkan api berskala kecil terlebih dahulu guna lolos ke tempat aman berikutnya. Sebagaimana kita ketahui saat ini bahwa APAR tersedia dalam berbagai media yang berbeda, anda bisa menggunakan APAR media air, busa, karbondioksida dan lain sebagainya. Pilihlah tabung APAR yang berukuran kecil agar dapat mudah dibawa berkelana saat berada di alam liar.

Tinggalkan Tempat yang Berpotensi Mengalami Kebakaran Besar 

Hal ini merupakan sebuah aturan wajib yang harus anda laksanakan bagi masing-masing pendaki. Adapun ini juga merupakan bagian dari naluri setiap orang. Tinggalkan secepatnya area kebakaran dan tidak perlu menunggu untuk melihat bagaimana hati akan terus-menerus menyebar. 

Cari Zona Aman 

Satu dari sekian banyak aman dari kebakaran hutan adalah area perairan yaitu sungai dan danau. Jika sebelumnya Anda sudah menemukan daerah daerah sungai dan danau segeralah menuju kearahnya dan basahi diri anda